SAH DUKUNG PUSTAKA SEBAGAI PUSAT PERKEMBANGAN LITERASI BANGSA

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) kemarin (21/5) melakukan kunjungan Kerja Spesifik Bidang Perpustakaan Komisi X DPR RI di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi DPR yang membidangi Perpustakaan ini langsung berdialog dengan beberapa peserta seperti perwakilan Pustakawan, Duta Baca Kota Tangerang, serta perwakilan Taman Baca Masyarakat dan Komunitas literasi menyampaikan aspirasinya terkait permasalahan yang dihadapi dalam menumbuhkan minat baca bagi masyarakat.

Dalam kunjungan kali ini Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut mengatakan pihaknya menginginkan revitalisasi peran pustaka sebagai pusat perkembangan literasi bangsa.

“Kita di Komisi X sangat mendukung berbagai program untuk menjadikan pustaka sebagai pusat literasi bangsa,” ungkapnya dihadapan para pustakawan dan pemerintah daerah Kota Tangerang.

Untuk itu, pentolan pendidikan DPR RI ini berharap masalah mulai dari sarana prasarana, ketersediaan buku, hingga perhatian untuk pustakawan yang dinilai kurang, dapat segera teratasi.

“Tadi sudah disampaikan aspirasi dari pustakawan dan teman-teman komunitas, tentunya kita berharap nantinya akan ada solusi yang ditindak lanjuti DPR RI.”

Saat ini Anggota Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan berbagai upaya untuk menumbuhkan minat baca masyarakat mulai dari dibangunnya Perpustakaan Daerah, Mini, Keliling, Kecamatan, Perpustakaan Elektronik, Perpustakaan Berbasis Masyarakat yang dikelola oleh Masjid dan Posyandu, serta kerjasama dengan Taman Baca Masyarakat dan komunitas literasi.

Sehingga SAH selaku Pimpinan Komisi X DPR RI menjelaskan, kunjungan kerja spesifik yang dilakukan adalah untuk melihat sejauh mana komitmen dari Pemerintah Daerah dalam memajukan perpustakaan baik dari segi SDM maupun minat bacanya.

Karena menurutnya Komisi X DPR RI selaku mitra perpustakaan, tambah Sutan, diharapkan mampu menampung aspirasi dari berbagai daerah yang ternyata membutuhkan perbaikan sarana prasarana, penambahan deposito buku, dan peningkatan kesejahteraan pustakawan, tandasnya.(wyu/diksan)

Print Friendly, PDF & Email