SAH : JANGAN JADIKAN KAUM MILENIAL SEBATAS NARASI KEKUASAAN SEMATA

Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan kepemudaan Sutan Adil Hendra (SAH) menilai wacana milenial dalam kaitannya dengan perkembangan digital baru sebatas ornamen dan narasi kekuasaan belaka.

Hal ini dinilainya karena pemerintah sebagai pengambil kebijakan belum memiliki cetak biru yang pasti tentang upaya merevitalisasi posisi milenial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan dan akselerasi ekonomi bangsa.

“Dewasa ini kita melihat cetak biru kebijakan yang merevitalisasi posisi milenial untuk berkontribusi lebih pada pembangunan bangsa, kalaupun ada masih sebatas narasi kekuasaan jelang pemilu semata,” ungkapnya ketika menghadiri diskusi revitalisasi peran milenial Indonesia di Batam (9/6) kemarin.

Padahal menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini generasi milenial sangat peka tentang isu-isu sosial dan spiritual, hanya saja negara tidak hadir dalam membuka jalan untuk membekali mereka. Isu milenial baru sebatas narasi dalam kaitan dengan kekuasaan, apalagi dalam pemilu kemarin, semua bicara milenial tapi konsepsi keberpihakan mereka lemah dan memiliki wujud yang jelas, ungkapnya.

Komisi X DPR RI sendiri menurut SAH berharap ada program yang menyasar kaum milenial dapat mengasah kepekaan sosial untuk peduli pada lingkungannya. “Dengan segenap kreativitasnya, kelompok milenial harus aktif menyuarakan masih kuatnya ketimpangan sosial dalam masyarakat, ” tandasnya.(wyu/jul/dik)

Print Friendly, PDF & Email