SAH : MAKNA NUZUL QURAN ITU JADIKAN AL QURAN SEBAGAI PANDUAN HIDUP

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Manusia hidup di muka bumi bagaikan seorang musafir yang sedang mengembara, begitulah gambaran yang diberikan Nabi Muhammad SAW. Sebagai musafir, maka diperlukanlah sebagai panduan agar manusia tidak tersesat dan bisa sampai di tempat tujuan akhir dengan selamat.

Pernyataan ini disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyambut hari turunnya Al Quran (21/5) malam 17 Ramadhan kemarin.

Menurutnya Allah SWT telah memberikan sebuah kitab sebagai buku panduan perjalanan yang diturunkan melalui Malaikat Jibril AS kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Amiirussafar dari dunia menuju akhirat, yaitu Alquranul Karim.

Sebagai buku panduan, maka orang yang menggunakannya haruslah memanfaatkannya dengan penuh keyakinan tanpa ada keraguan. Oleh karena itu, Allah SWT menegaskan, “Kitab (Al-qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang bertakwa.” (QS al-Baqarah: 2), jelas pria yang pernah menjabat sebagai ketua persaudaraan haji Indonesia (IPHI) Jambi tersebut.

Dalam kaitan ini SAH menjelaskan ketika Allah SWT menurunkan Al-Qur’an dengan ayat-ayat yang jelas dan terperinci, salah satu tujuannya memastikan agar manusia selama perjalanannya di dunia berbahagia dan sejahtera (QS Thaha: 2-3).

Jalan keselamatan ini karena dalam Al-Qu’an mengatur seluruh kehidupan manusia. Prinsip-prinsip yang diperlukan manusia dalam kehidupan ini telah disebutkan dalam Al-Qur’an; pokok-pokok akidah, tata cara beribadah, konsep-konsep perekonomian, perpolitikan, tatanan sosial, kerumahtanggaan, dan lain sebagainya. Aktivitas umat manusia bila dikelola sesuai dengan petunjuk Al-Qur’an, akan mendatangkan keberkahan dan kebaikan, imbuhnya.

Karena, itulah ketentuan Allah. “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi….” (QS al-A’raf: 96). Maka dengan semangat Nuzulul Qur’an 1440 H ini mari kita jadikan Al Qur’an sebagai panduan hidup manusia, demi berlangsungnya kehidupan manusia yang sejahtera dan bahagia serta jauh dari kesengsaraan, baik di dunia maupun di akhirat, tandasnya.(wyu/san/dik)

Print Friendly, PDF & Email