Saksi Paslon Nomor Urut I Tolak Tandatangani Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Kota Jambi

Saksi Paslon Nomor Urut I saat menerima hasil rapat pleno dari Ketua KPU Kota Jambi. poto/wan

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – 2 orang saksi pasangan calon (Paslon) Nomor Urut I Walikota dan Wakil Walikota Jambi tahun 2018, menolak menandatangani rekapitulasi penghitungan suara yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi,  di Golden Harverst Hotel Jambi, Rabu (4/7-2018).

Pasalnya, kedua  saksi Paslon Nomor Urut I menyebutkan, dalam pelaksanaan Pilkada Kota Jambi itu pihaknya masih menunggu proses hukum, dan sekarang masih ditangani pihak Polresta Jambi, terkait adanya politik uang (money politik).

Dua saksi Paslon Nomor Urut I, Widodo dan Dodi Harmoko. Poto/wan

Demikian dikatakan Widodo yang semerupakan salah satu paslon Nomor Urut I, dihadapan pimpinan sidang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Kota Jambi.

“Kami menghormati hasil rapat pleno ini. Namun, kami punya hak untuk tidak menandatangani hasil keputusan ini,” terang Widodo.

Selanjutnya, Widodo bersama Dodi Harmoko mengungkapkan, pihaknya tidak dapat memberikan ucapan selamat kepada pihak paslon Nomor Urut 2, dan ini tentunya dikarenakan adanya sejumlah pelanggaran Pilkada, termasuk yang sedang ditangani pihak kepolisian.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Jambi Wein Arifin usai menutup rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Jambi tahun 2018 mengatakan, pihak KPU menghargai keputusan saksi Paslon Nomor Urut I tidak menandatangani hasil rapat pleno ini.

Namun, kata Wein, keputusan hasil rapat pleno ini tetap sah tetapi pihak KPU memberikan tenggang waktu selama tiga hari kerja, terhitung sejak ditutupnya rapat pleno hari ini, Rabu (4/7-2018), kepada saksi dari Paslon Nomor Urut I untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Selama tenggang waktu itu, yakni (Kamis – Jum’at dan Senin), kalau tidak ada gugatan atau registrasi dari MK maka KPU Kota Jambi akan menjadwalkan pengumuman Walikota dan Wakil Walikota Jambi 2018 yang terpilih,” terang Wein Arifin, sembari tetap menyerahkan hasil rapat pleno kepada pihak Paslon Nomor Urut I dan 2. (wan/wyu/sal)

 

Print Friendly, PDF & Email