SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH HADIRI RAPAT PEMBAHASAN KONDISI PASAR SKOUW

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi — Bertempat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH menghadiri agenda rapat dalam membahas kondisi pasar Skouw batas pada Senin (08/07).

Disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) pada agenda rapat tersebut berkaitan dengan adanya kunjungan Menteri Keuangan RI beberapa bulan silam yang mengeluarkan Permenkeu RI No. 80/PMK.04/2019 tentang Impor dan Ekspor barang yang dibawa oleh pelintas batas, “Jadi rapat ini untuk membahas meningkatkan perekonomian Pasar Skouw dari segi daerah maupun nasional dengan melihat banyaknya Masyarakat PNG yang berbelanja di pasar tersebut,” ujar Mayor Erwin.

Dilanjutkan Mayor Erwin akan ada pembaruan sistem masuk bagi warga PNG yang berada di wilayah perbatasan, “Ada 2 sistem metode pendekatan yaitu pendekatan security dan pendekatan ekonomi, dimana nanti dapat meningkatkan perekonomian yang stabil dan disokon dengan pengamanan yang kuat,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Dansatgas juga memberikan saran dan masukan kepada Bea Cukai agar adanya integritas seluruh stake holder yang satu tujuan dalam menegakkan aturan, “Wilayah perbatasan masih kental dengan adat budaya masyarakat, sehingga dibutuhkan sosialisasi kepada tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengikut peraturan yang ada, kemudian dalam hal pengamanan agar ada aturan yang spesifikasi mengatur tentang barang-barang yang boleh atau tidak boleh dibawa oleh pelintas batas,” tuturnya.

Agenda rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Divisi Imigrasi Papua, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura, Administrator PLBN Skouw, Kepala Karantina Pelabuhan Kelas II Jayapura dan Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Ikan Jayapura. (wyu/jul/dik)

Print Friendly, PDF & Email