Solid, Dukungan Pencalegan Sutan Adil Hendra Kembali Menuju Senayan Masih yang Terkuat

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– Sutan Adil Hendra (SAH) yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jambi, masih yang terkuat dan solid mendapatkan dukungan sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Nomor Urut I Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi.

Menguatkanya dukungan pemilih terhadap Sutan Adil Hendra, tentu tidak terlepas kerja kerasnya selama menduduki jabatan Pimpinan Komisi X DPR-RI periode 2014 – 2019, seperti program pembangunan sektor pendidikan, yakni pemberian beasiswa kepada pelajar, mahasiswa di Provinsi Jambi, dan berbagai sektor pembangunan lainnya.

Bahkan, kenyataan itupun diamini dari hasil temuan survei yang dilaksanakan Badan Pemenangan Internal Partai Gerindra, seperti dikatakan Aulia Fadli, Managing Riset Survei DPP Gerindra, Jum’at (12/4-2019).

“Ketua DPD Gerindra Jambi Sutan Adil Hendra figur Caleg DPR-RI dari Gerindra belum tergoyahkan untuk menduduki kursi DPR-RI untuk periode keduanya,” terang Aulia Fadli.

Survei kita di Badan Pemenangan kursi DPR-RI, kata Aulia Fadli, masih tertinggi diperoleh Sutan Adil Hendra, dibandingkan Caleg DPR-RI lainnya.

Bahkan menurut pria yang lama bekerja di berbagai lembaga survei tersebut persentase suara Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra,  dalam pemilihan nanti masih berada di atas persentase suara Gerindra secara keseluruhan.

“Hitungan kita berdasarkan survei terakhir suara SAH masih di atas lima puluh persen suara Gerindra secara keseluruhan, angkanya 59 persen suara DPR RI Gerindra masih akan memilih beliau,” jelasnya.

Tingginya elektabilitas SAH di internal Gerindra ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor psikologis pemilih Gerindra yang menangkap restu Calon presiden Prabowo Subianto terhadap SAH untuk kembali duduk di Senayan sangat jelas dan kentara.

“Signal dukungan Prabowo Subianto yang kuat menjadi pondasi elektoral SAH dalam pemilu kali ini, karena orang percaya dukungan Prabowo masih solid pada SAH baik untuk Ketua DPD dan Calon Legislatif Gerindra.” Katanya kembali.

Jangan Coba Memecah Belah Gerindra

Menanggapi hasil survei Badan Pemenangan Internal Gerindra, Muhamad Habibi Liaison Officer (LO) DPP Gerindra untuk Provinsi Jambi menegaskan dukungan Prabowo Subianto bisa dipastikan ke SAH, karena selain masih dipercaya sebagai Ketua DPD, buktinya beliau masih diminta untuk menjadi nomor urut satu untuk pencalegan DPR RI.

Bahkan menurut pelatih sekolah kader Hambalang tersebut semua calon legislatif DPR RI dari Jambi Pak Prabowo meminta pendapat beliau, jadi pencalonan Pak Murady Mas Suparman, Mas Gunawan, Dr. Dicky dan lainnya atas persetujuan SAH selaku Ketua DPD.

Terkait dengan opini yang dihembuskan oleh oknum calon legislatif yang memecah belah solidaritas kader, Bapak Prabowo Subianto berpesan pada SAH siap memberi sanksi terhadap kader yang melakukan hal tersebut.

“Bapak Prabowo sudah berulang kali berpesan pada SAH dirinya tidak akan segan memberikan sanksi pada kader yang memecah belah partai, melakukan pembusukan internal dan melakukan money politik, dan sanksi atas tindakan ini berupa pemecatan dan pencoretan mereka sebagai calon legislatif.”

Selanjutnya, Najamuddin, SE selaku Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi mengakui telah ada perintah lisan Bapak Prabowo Subianto untuk memberikan sanksi pada kader yang melakukan upaya-upaya memecah belah soliditas Gerindra ataupun melakukan sesuatu hal yang merugikan nama baik partai seperti politik uang dan sebagainya.

Dalam hal ini pria yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Batanghari tersebut mengakui ada keresahan kalangan internal Gerindra pada manuver yang dilakukan Murady Darmansyah dengan para calon legislatif.

“Terus terang kita merasa tidak nyaman akan manuver Pak Murady yang mengobok-obok jaringan partai ini demi kepentingannya, padahal jika ia gentleman, ia harus buktikan bisa meraih dukungan dari luar, bukan menghancurkan yang sudah terbangun.” tegasnya.

Selain itu pria asal Terusan, Kabupaten  Batanghari tersebut,  menyayangkan sikap Murady yang tidak pernah melakukan koordinasi ke DPD dalam upaya memenangkan Bapak Prabowo dan Gerindra. Dimana menurutnya,  jika ingin memenangkan Pak Prabowo itu harus dimulai dengan koordinasi melakukan konsolidasi, memperkuat yang sudah ada, membawa kekuatan baru, bukan memperlihatkan arogansi, memecah belah.

Atas kejadian ini, terang  Najamuddin dengan tegas mengatakan, Kader Gerindra di semua lapisan solid menangkan Bapak Prabowo Sandi sebagai Presiden dan Wakil Presiden, dan soliditas ini juga berlaku untuk memenangkan SAH sebagai Anggota DPR RI, yakinlah upaya pecah belah mereka tidak akan berhasil, tandasnya. (wyu/jul/sal)

Print Friendly, PDF & Email