Sudah Selayaknya ASEAN embargo Myanmar

0
32

BRANDANEWS.CO.ID-OPINI – Disela kesibukan dalam mengembangkan dan mempublikasikan informasi yang telah dihimpun oleh reporter brandanews.co.id yang sudah tentu telah disetujui oleh Redaksi brandanews.co.id saya mencoba sedikit menuangkan  opini tentang apa yang terjadi dan yang saat ini  masih menjadi trending topik dimedia masa,, baik cetak, elektronik serta media online dan hal itupun yang menjadi perbincangan  hangat masyarakat pada beberapa hari terakhir terkait dengan pembataian etnis Rohingya yang ada di Myanmar, hal inilah yang mendorong saya untuk sedikit menuagkan sebuah opini terkait hal tersebut, Akar permasalahan atas etnis Rohingya adalah tidak diakuinya etnis Rohingya sebagai warga Myanmar. Bahkan ada kecenderungan pemerintah Myanmar melakukan ethnic cleansing dan genosida terhadap etnis Rohingya saat terjadinya konflik antar etnis atau konflik antar etnis Rohingya dengan otoritas Myanmar. 

Penegakan hukum dan keamanan yang dilakukan oleh otoritas Myanmar sangat tidak proporsional dengan insiden yang terjadi. Ini berakibat pada banyaknya etnis Rohingya yang kehilangan nyawa dan juga banyaknya etnis Rohingya yang keluar dari Myanmar.

“Embargo ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah negara-negara ASEAN diharapkan didukung oleh pemerintahan dunia dan merekapun pada akhirnya melakukan hal yang sama.”

Embargo ekonomi akan berakhir saat pemerintah Myanmar mengubah kebijakannya dari tidak mengakui menjadi mengakui etnis Rohingya sebagai warganya.

Bahwa ide embargo ekonomi memang akan berbenturan dengan larangan untuk melakukan intervensi urusan dalam negeri negara ASEAN sebagaimana diatur dalam Piagam ASEAN. Bahkan hal ini bertentangan dengan cara pembuatan keputusan yang didasarkan pada konsensus.

Tetapi sekali lagi melihat embargo ekonomi perlu dilakukan karena ASEAN tidak boleh membiarkan terjadinya kejahatan internasional yang dilakukan oleh suatu pemerintahan di lingkungan ASEAN.

Tindakan mengecam dan meminta untuk menghentikan kekerasan tidaklah memadai. Bahkan memberi bantuan kemanusian hanya merupakan tindakan untuk memadamkan kebakaran. Tindakan tersebut tidak akan menyelesaikan secara tuntas apa yang dihadapi oleh etnis Rohingya. (MD-FF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *