Sudahlah Pejabatnya Korup, Muncul Pula Kasus KPK ‘Abal –Abal’, Ini kata Aidil Putra: Semakin Terpuruk Nasib Masyarakat Jambi

Aidil Putra, Presidium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi. Poto/sal

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi– Aidil Putra, Presidium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi kepada reporterbrandanews.co.id, Rabu (7/2-1018) mengungkapkan, ditengah keseriusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus suap RAPBD Jambi 2018, dan kasus gratifikasi, disaat itupula terungkap ada pihak yang mengaku sebagai KPK yang tenyata “abal – abal’.

Lengkap sudah penderitaan masyarakat Jambi, kata Aidil, sudalah pejabatnya korup, malah muncul pula ada pihak yang mengeruk keuntungan dengan modus mengaku KPK. “Semakin terpuruk nasib masyarakat Jambi,” terang Aidil.

Menurut Aidil, modus mengaku KPK yang berhasil ditangkap pihak kepolisian Polda Metro Jaya, dengan pengaduan pemerasan terkait kasus suap dan gratifikasi yang sedang ditangani KPK itu, harus diusut sampai tuntas karena dikuatirkan bukan tidak mungkin ada pihak lain yang melakukan modus serupa di daerah ini.

“Kita berharap Polda Metro Jaya membongkar kasus yang mengaku KPK ternyata ‘abal – abal’ itu sampai keakar – akarnya. Sebab, mana tau ada jaringan lain yang bertindak serupa untuk mengeruk keuntungan dengan situasi daerah ini yang sekarang hoboh kasus suap dan gratifikasi,” ujarnya.

Dikatakan Aidil Putra, Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi akan terus mendukung KPK dalam pengusutan kasus suap dan gratifikasi itu, kalau sekarang dalam kasus suap sudah ada empat orang tersangka, dan dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus gratifikasi, tentunya kita harap dalam waktu dekat ada pihak lain yang terlibat juga segera ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sebab dikatakan Aidil, terkait kasus suap dalam pengesahaan RAPBD Jambi, belum ada satupun anggota dewan yang ditetapkan sebagai tersangka, dan begitu juga pihak pengusaha yang menjadi sumber kepemilikan uang suap maupun gratifikasi. (sal/jul/wan)

Print Friendly, PDF & Email