SUTAN ADIL HENDRA: Gerindra Bukan Parpol Mudah Dipecah Belah

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Ketua DPD Gerindra Jambi Sutan Adil Hendra mengungkapkan, Gerindra bukan partai politik (parpol) yang mudah untuk dipecah belah.

“Siapapun tidak akan mampu untuk melakukan manuver politik memecah belah Gerindra walaupun dari dalam sekalipun,” kata SAH, demikian Ia akrab disapa.

Dijelaskan SAH, Ia membantah terjadi perpecahan di tubuh partainya terkait dukungan pencalegan DPR RI, bahkan menurut pria yang dikenal ramah ini justru kondisi hari ini Gerindra makin solid dan terus besar dengan dukungan rakyat.

” Saya istifar jika ada segelintir calon legislatif yang langsung berkesimpulan Gerindra terbelah atau tidak solid terkait pencalegan DPR RI, karena yang namanya kader Gerindra maklum dan faham partai ini sipatnya komando, tegak lurus dari atas hingga ke bawah, tidak ada kubu – kubuan, yang ada hanya perjuangan untuk memenangkan Prabowo – Sandi sebagai presiden dan wakil presiden, ujarnya belum lama ini kepada reporter brandanews.co.id.

Sehingga dengan keyakinan Sami’na Wa’athona, kami mendengar, kami taat ! semua orang yang bergabung dengan Gerindra tahu arti kata sebuah kekompakan dalam tujuan membesarkan partai.

Namun SAH mengakui ada tiga atau empat orang kader baru yang tidak memahami situasi ini, sehingga ketika garis partai memerintahkan saya untuk maju sebagai calon legislatif nomor satu dari partai, mereka menentangnya, padahal ini perintah partai untuk berjuang bersama menjalankan amanah partai yaitu memenangkan bapak Prabowo sebagai presiden dan Ketua DPD sebagai calon DPR RI.

Mendukung calon nomor urut satu ini bukan keinginan saya tapi perintah partai, hanya saja kebetulan yang jadi calon nomor satu itu saya, terang SAH, sekaligus mengungkapkan itulah kepercayaan bapak Prabowo Subianto kepada saya sebagai ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi dan juga dewan pembina DPP partai Gerindra, semua kader Gerindra tahu ini, kecuali mereka yang baru gabung sekedar mencaleg di Gerindra.

Senada dengan apa yang disampaikan SAH, Teuku Muhammad Nazli Humas Gerindra mengatakan masalah perpecahan di Gerindra sebenarnya tidak ada, buktinya kader masih kompak satu barisan mendukung SAH, kurang kami saling menambahi, dan lebih kami juga saling berbagi untuk memenangkan partai.

Nazli juga menyayangkan sikap tidak dewasa sebagian calon legislatif yang melihat perbedaan sebagai sesuatu yang harus dibenturkan dengan perintah partai, seharusnya mereka malu sudah diberi ruang untuk mencaleg di Gerindra, bukannya membuktikan diri mencari suara sebanyak – banyaknya, malah merusak tatanan kepartaian, tapi untunglah kita semua di Gerindra kompak untuk memenangkan Prabowo Sandi sebagai presiden dan wakil presiden, memenangkan ketua DPD untuk DPR RI, apalagi pak SAH merupakan dewan pembina DPP, yang berdarah-darah membesarkan partai ini, ungkapnya.

Kekompakan kader Gerindra ini juga diungkapkan Armen Siregar salah seorang pengurus teras Gerindra, menurutnya mereka di internal heran jika ada pihak luar yang melakukan analisa kita terpecah, justru hari ini kita kompak, buktinya beberapa agenda partai seperti kegiatan Prabowo menyapa beberapa waktu lalu sukses kita lakukan. (wyu/sal/dik)

Print Friendly, PDF & Email