Terindikasi Korupsi Proyek Infrastruktur di Muarojambi Dilaporkan ke KPK

0
71
Bupati Muarojambi Hj Masnah (kanan) dan Kepala Dinas PU/PERA Muarojambi Yultasmi (kiri) saat mendampingi kunjungan kerja Komisi V DPR-RI beberapa waktu lalu. Poto/fri

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Aliansi anti korupsi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Jambi (AMPJ), berencana menggelar aksi demo di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan, Kamis (11/1-2-18).

Dalam menyikapi aksi itu nantinya, AMPJ mendesak KPK mengusut adanya indikasi korupsi terkait pembangunan infrastruktur jalan Simpang Desa Pelempang – Desa Nyogan – Batas Kecamatan Desa Berkah Unit X, Kabupaten Muarojambi, tahun 2017 yang menelan anggaran sumber APBD Muarojambi sebesar Rp 19 miliar.

Selanjutnya, AMPJ tidak saja melaporkan proyek jalan yang dikerjakan PT Sumber Swarnanusa yang merupakan perusakaan milik Joe Fandy Usman (Asiang) yang juga telah dicekal KPK terkait kasus suap RAPBD Jambi tahun 2018, AMPJ juga akan mengadukan Bupati Muarojambi Masnah dan Kepala Dinas PU/PERA Muarojambi Yultasmi ke KPK karena diduga menerima fee dari proyek tersebut.

Koordinator Aksi M Thoha Putra Kumpeh dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id di Jakarta, Senin (8/1-2018) mengatakan, pihaknya akan terus mendorong KPK untuk membongkar kasus korupsi yang terjadi di Provinsi Jambi, dan salah satunya menyangkut pembangunan infrastruktur di Kabupaten Muarojambi.

“Aksi desak KPK usut indikasi korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Muarojambi akan dilaksanakan secara damai, dan kita berharap KPK bersedia menerima apa yang kita adukan itu,” kata M Thoha. (wan/jul/dik)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *