Tujuh Hari di Jerman dan Denmark, PDAM Tirta Mayang Dibenahi

Wawancara Brandanews dengan Dirut PDAM Tirta Mayang Erwin Jaya Zuchri

BRANDANEWS.CO.ID – Selama tujuh hari, Walikota Jambi SyFasha berada di Jerman dan Denmark, atas undangan dua perusahaan internasional itu, seperti diakui Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mayang, Erwin Jaya Zuchri yang turut mendampingi kunjungan sang walikota, sebagai bentuk dukungan dalam membangun Kota Jambi yang selama ini dihadapkan dengan masalah anggaran yang tidak mencukupi.


Namun, seperti dikatakan Erwin kepada brandanews.co.id, Senin (3/4-2017) diruang kerjanya, dalam kunjungan ke dua negara itu, banyak yang bisa diambil, tidak saja soal adanya bantuan yang akan diperoleh, tetapi langkah pembenahan terhadap PDAM Tirta Mayang bisa segera dilakukan, termasuk soal tingginya angka kehilangan air yang dialami perusahaan daerah yang dipimpinnya.

Baca Berita Terkait 

Dirut PDAM Tirta Mayang: Walikota Jangan ‘Ngerecoki’ PDAM Kalau Mau Sehat

“Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dalam kunjungan ke Jerman dan Denmark terhadap pengembangan PDAM Tirta Mayang, termasuk tidak saja soal mengatasi kehilangan air yang cukup tinggi selama ini, tetapi juga menyangkut soal mutu air du negara Eropah tersebut,” katanya.

Kalau di dua negara itu, kata Erwin, kualitas air yang dikelola di negara itu mengacu kepada tingkat kepuasan, sementara kalau di Indonesia, air yang dikelola barulah sebatas sebagai kebutuhan dasar. Artinya, kita masih perlu banyak belajar, termasuk mencari dukungan negara donor untuk membenahi air bersih di dalam negeri, termasuk Jambi.

Selanjutnya, Erwin Jaya Zuhri mengungkapkan, angka kehilangan air yang dialami PDAM Tirta Mayang mencapai 35 persen s/d 38 persen dari produksi air yang mencapai 900 liter/detik. “Jelas, tingginya angka kehilangan air itu sangatlah merugikan, dan karena itu pihaknya mencari solusi untuk mengatasi, termasuk itulah yang dibahas di kedua negara tersebut,” katanya

Akhir tahun ini, dari berbagai kesepatan yang telah dilakukan, seperti terhadap perusahaan internasional AVK Compeny di Dermark, perusahaan internasional yang bergerak dibidang penyediaan sarana dan prasarana peralatan jaringan air dan gas, sudah bersedia membantu untuk mengatasinya.

“Akhir tahun nanti, angka kehilangan yang dialami akan dapat diturunkan hingga mencapai 10 persen. Tentu langkah ini merupakan suatu keberhasilan bagi pihaknya,” jelasnya.

Sementara saat memenuhi undangan keduanya di Munich, Jerman, Walikota Jambi Sy Fasha, kata Erwin, mengunjungi perusahaan pengolahan air dan limbah terkemuka di dunia, Huber Technology Inc.

Huber adalah perusahaan internasional yang bergerak dibidang peralatan dan teknologi pengolahan air dan limbah yang telah beroperasi sejak 175 tahun lalu. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah memasang hampir 40.000 instalasi produknya, di 60 negara diseluruh dunia.

Huber Technology Inc. Jerman yang saat ini sedang membangun instalasi Sewerage System di Kota Jambi menawarkan bantuan kerjasama kepada Pemerintah Kota Jambi dalam bentuk teknologi dan training.

“Sebagai bagian dari implementasi operasionalisasi Sewerage System bantuan dari ADB sebesar 625 milyar yang akan bangun di Kecamatan Jambi Timur. Huber Technology akan membantu Pemerintah Kota Jambi dari segi pendampingan manajemen dan konsultasi, serta fasilitasi pelatihan bagi teknisi dari Pemkot dan PDAM,” katanya.

Disamping itu, Ia juga memaparkan, ada perbedaan persepsi antara masyarakat di Indonesia dengan negara maju seperti Denmark dan Jerman, disana nilai jual harga air yang diproduksi jauh lebih tinggi, sementara di dalam negeri seperti yang dialami PDAM Tirta Mayang, harga produksi air (harga pokok) yang mencapai Rp 3.300/meter kubik, tetapi harga jualnya hanyalah Rp 2.000/meter kubik. “jelas ini juga salah satu yang membuat PDAM sebagai perusahaan daerah yang tidak akan pernah sehat,” ungkapnya.

Kita berharap kedepannya, terang Erwin Jaya Zuchri, regulasi harga jual air yang diproduksi PDAM Tirta Mayang dapat dikaji ulang. Apalagi, sekarang ini ada semangat bersama antara PDAM dengan Walikota Jambi Sy Fasha, PDAM harus sehat, kualitas airnya juga harus dapat memuaskan masyarakat sebagai pelanggannya. (sal/fik)

Print Friendly, PDF & Email