ULP Jambi, Berhasil Hemat Anggaran Pembangunan Mencapai Rp 58 Miliar

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Unit Layanan Pengadaan (ULP) Jambi, berhasil melakukan penghematan anggaran pembangunan yang dibiayai APBD Jambi tahun 2018, hingga mencapai Rp 58 miliar.

Demikian disebutkan  Ketua ULP Jambi Evi Syahrul melalui press release yang diterima Redaksi Portal Berita Brandanews.co.id, belum lama ini.

Dalam keterangannya itu, Evi Syahrul mengungkapkan, dari 248 paket proyek yang  dilelang, sebanyak 163 paket sudah ditunjuk pemenangnya, dan berhasil menghemat anggaran hingga mencapai Rp 58 miliar.

“Dari 163 paket yang sudah ditunjuk pemenang tendernya, dari situ saja telah dapat menghemat anggaran sebesar Rp 58 miliar,” terangnya.

Selanjutnya, dari sisa paket yang sedang dalam proses tender, Ia juga memastikan akan terjadi penghematkan anggaran, karena pihaknya  selektif, termasuk berhati – hati dalam menentukan pemenang supaya penghematan anggaran dapat dilakukan.

Ia juga menyebutkan, Dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa pemerintah, Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan perubahannya merupakan pedoman bagi pokja ULP untuk bekerja selain aturan-aturan lain terkait dengan teknis pengadaan barang/jasa. Untuk mendapatkan kesimpulan.

 “Percaya  tidak percaya terhadap proses lelang yang dilaksanakan ULP ini hanya bisa dilakukan dengan mekanisme audit oleh Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) atau lebih dikenal dengan  probity audit,” sebut Evi Syahrul.

Secara terpisah, sejumlah pengusaha jasa konstruksi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dalam proses tender tahun 2018 berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Kalau sebelumnya rekanan yang ikut tender cukup membuang di bawah 10 persen dari harga pagu proyek bisa menang, tetapi sekarang 15 persen dari harga pagu yang dibuang tetap bisa saja kalah,” ujarnya. (wan/pon/sal)

Print Friendly, PDF & Email