Waspadai Rekomendasi ‘Abal abal’, Ini Kata Sekretaris DPD PDI-P Jambi : Paling Lambat Pekan Depan Sudah Jelas Sani – Izi

0
84

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jambi, Chumaidi Zaidy kepada reporter brandanews.co.id, Selasa (5/12-2017) mengatakan, paling lambat pekan depan, sudah diperoleh rekomendasi koalisi PDI-P – PAN untuk calon Walikota Abdullah Sani (Sani) dan calon Wakil Walikota Jambi Kemas Alfarizi (Izi).

Menurut Chumaidi, koalisi PDI-P – PAN menghadapi Pilwako Jambi 2018, atau untuk periode 2018 – 2023, rekomendasi itu tinggal ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) oleh kedua partai politik yang berkoalisi untuk memenangkan Pilwako Jambi.

Soal siapa calon yang bakal diusung PDI-P maupun PAN, kata Chumaidi Zaidy yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Jambi sudah jelas, yakni Abdullah Sani yang diusung PDI-P sedang KemasAlfarizi yang diusung PAN.

“Tunggu saja tanggal mainnya, tidak perlu melakukan manuver politik karena koalisi PDI-P – PAN sudah terang benderang sebenarnya kalau Abdullah Sani – Kemas Alfarizi  yang bakal diusung partai berkoalisi,” jelas Chumaidy.

Saat ditanya terkait adanya rekomendasi dari partai koalisinya yang diklaim memberikan dukungan kepada lawan politik di Pilwako, dikatakan Chumaidy, buat apa ngurusi rekomendasi yang tidak jelas seperti itu karena bagaimanapun rekomendasi diterbitkan atas keputusan partai politik yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen dari parpol itu sendiri.

“Tentu tidak perlu membahas soal rekomendasi yang tidak jelas karena koalisi PDI-P – PAN untuk Pilwako Jambi sudah final dan mengikat hanya tinggal menunggu ditandatanganinya rekomendasi itu,” ujarnya.

Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jambi Khusaini dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, sebelumnya  mengatakan, hanya menetapkan dua nama yakni H Abdullah Sani sebagai calon Walikota dan Kemas Alfarizi sebagai calon Wakil Walikota Jambi yang diusulkan DPW PAN Jambi ke DPP PAN.

Sekarang ini, dikatakan Khusaini, kedua nama yang diusulkan itu merupakan koalisi PDI-P – PAN dalam menghadapi Pilwako Jambi 2018, dengan kekuatan 6 kursi PDI-P dan 5 kursi PAN di DPRD Kota Jambi. Namun, kalau ada pihak lain yang mengklaim PAN telah meninggalkan koalisi dan mengusung kandidat lain di luar nama itu bukanlah merupakan agenda politik PAN.

Kita di DPW PAN, kata Khusaini, tidak pernah membahas atau mengurusi yang bukan menjadi agenda politik menghadapi Pilwako Jambi, karena sampai saat ini tidak ada nama lain yang diusulkan PAN terkecuali hanyalah nama Abdullah Sani kader terbaik PDI-P dan Kemas Alfarizi yang merupakan kader terbaik PAN menghadapi Pilwako Jambi. (sal/wan/fri)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *