Zola Terus Diserang Soal Jambi Tuntas, Wagub Fachrory Umar Jangan Diam

0
283
Nasroel Yasier
BRANDANEWS.CO.ID – Tudingan masyarakat yang menganggap program pembangunan Jambi Tuntas itu gagal, tidaklah semata –mata menjadi tanggung jawab Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli. Jelas, tudingan itu tidaklah adil, demikian dikatakan Pengamat Pemerintahan Jambi, Nasroel Yasier.
 
Nasroel Yasier, Selasa (27/6-2017) kepada reporter brandanews.co. id mengungkapkan, sangat disayangkan kalau tudingan yang menganggap program Jambi Tuntas hanyalah kegagalan Zumi Zola Zulkifli sebagai Gubernur Jambi.
 
Tidak benar itu, karena menyangkut pelaksanaan  Jambi Tuntas tidak saja menjadi tanggung jawab Zumi Zola Zulkifli, tetapi juga menjadi tanggung jawab Wakil Gubernur Jambi Fachrory Umar, dan ini tidak dapat dilepaskan karena progam Jambi Tuntas merupakan janji politik kedua mereka kepada rakyat Jambi saat mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.
 
Saya lihat, kata Nasroel, tudingan itu hanya ditujukan kepada Zumi Zola Zulkifli selaku Gubernur Jambi, sedangkan Wakil Gubernur Jambi Fachrory Umar sepertinya terselamatkan dari tudingan gagalnya Jambi Tuntas tersebut. 
 
Menurut Nasroel Yasier, terdapat delapan tugas yang menjadi tanggung jawab Wakil Gubernur, dan itu diatur oleh Undang –Undang, yakni:
  1. Membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah.
  2. Membantu kepala daerah dalam mengkoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah,
  3. Menindaklanjuti laporan dan/atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup;
  4. Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan kota bagi wakil kepala daerah provinsi;
  5. Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan, kelurahan dan/atau desa bagi wakil kepala daerah kabupaten/kota;
  6. Memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah;
  7. Melaksanakan tugas dan kewajiban pemerintahan lainnya yang diberikan oleh kepala daerah; dan
  8. Melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan.
 
Dan bahkan, kata Nasroel, dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, wakil Gubernur daerah bertanggung jawab kepada Gubernur. Serta dapat menggantikan Gubernur sebelum habis masa jabatannya apabila Gubernur meninggal dunia, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya selama 6 (enam) bulan secara terus menerus dalam masa jabatannya.
 
Artinya, terang Nasroel, sudah jelas kalau sekarang menguat tudingan masyarakat terhadap gagalnya program Jambi Tuntas, Wakil Gubernur Jambi Fachrory Umar mesti juga bertanggung jawab. “Ini malah mengatakan tidak diajak, dan sebagainya. Jelas ini tidak benar,” kata Nasroel Yasier. (sal/pon/jul)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Verifikasi Bukan Robot *