Bacaan Tahiyat Awal dan Akhir: Arab, Latin dan Arti

Doa Tahiyat Akhir Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya | Indozone.id

Bacaan tahiyat adalah rukun salat yang wajib dipenuhi dalam menunaikan ibadah. Rukun salat itu sendiri terbagi mencadi dua yakni rukun qauli dan rukun fi’li. Bacaan tahiyat awal dan akhir inilah yang tergolong ke dalam rukun qauli shalat.

Selain bacaan tahiyat awal dan akhir, ada pula rukun qauli lainnya dalam salat yakni takbiratur ihram, surat Al-Fatihah, sholawat Nabi setelah tasyahud akhir dan salam. Setiap bacaannya tentu diwajibkan sesuai dengan hukum tajwid.

Meski memiliki nama yang mirip, namun bacaan tahiyat awal dan bacaan tahiyat akhir memiliki perbedaan. Dengan mengetahui perbedaan bacaan tahiyat tentu akan menyempurnakan ibadah salat agar dapat lebih khusyu dalam melakukan ibadah. Selain itu, tujuannya juga agar ibadah yang kita lakukan dapat diterima oleh Allah SWT.

Bacaan Tahiyat Awal

Posisi duduk ketika tahiyat awal, sama seperti duduk di antara dua sujud. Dengan kata lain, tahiyat awal dilakukan dengan cara duduk iftirasy. Bedanya, pada tahiyat awal ini hanya dari posisi jari telunjuknya.

Selain itu, duduk tahiyat awal juga dilakukan pada akhir rakaat kedua. Posisi telapak kaki kanan dengan tegak, sementara kaki kiri menjadi tumpuan tubuh.

Ketika membaca tahiyat awal, setiap muslim diharuskan meluruskan telunjuk ke arah kiblat dengan posisi telapak tangan di atas paha. Adapun bacaan tahiyat awal sebagai berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْك أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ

Attahiyyatul mubarakatush shalawatut thoyyibatu liLlah, assalamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatuLlahi wabarakatuh, assalamu ‘alaina wa ‘ala ‘ibadillahish shalihin, asyhadu al-la ilaha illa-Llah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah

Artinya: “Segala penghormatan yang penuh berkah, segenap salawat yang penuh kesucian, (semuanya) adalah milik Allah. Salam padamu wahai para Nabi, beserta rahmat dan berkah Allah. Salam bagi kami, dan bagi hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”

Bacaan Tahiyat Akhir

Berbeda dengan tahiyat awal, pada tahiyat akhir ini posisi duduk kita dengan duduk tawaruk. Duduk tawaruk ini mulai dari:

  • Menempelkan atau mempertemukan sisi pantat kiri ke lantai
  • Kaki kiri ditempatkan di bawah kaki kanan serta mengeluatkan ke arah kanan
  • Pada bagian pangkal paha, seperti dua mata kaki yang berada di atas dua otot
  • Jari-jari kaki kanan menekan ke lantai

Untuk bacaan tasyahud akhir, kita dapat membaca kembali bacaan tahiyat awal dan dilanjutkan dengan membaca:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Arab-latin: “Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shollaita ‘ala Ibroohim wa ‘ala aali Ibrohim, innaka hamidun majiid. Allahumma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarokta ‘ala Ibrohim wa ‘ala aali Ibrohimm innaka hamidun majiid

Artinya: Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Seperti rahmat yang tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *