WALHI Jambi Desak Pemerintah Hentikan Pengeboran Minyak Illegal

Pengeboran minyak illegal di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, terus berlangsung dan sampai sekarang belum ada penindakan yang dilakukan pemerintah. Poto/ist

BRANDANEWS.CO.ID/NewsJambi – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi mendesak agar Pemerintah Provinsi Jambi maupun pihak Polisi Daerah (Polda) Jambi, supaya mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas pengeboran minyak illegal (Illegal Drilling) yang berlangsung di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Dalam keterangannya kepada reporter brandanews.co.id, Senin (12/11-2018), Direktur WALHI Jambi Rudiansyah mengatakan, hingga sekarang WALHI belum melihat adanya sikap tegas baik dari Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi maupun Pemerintah Kabupaten Batanghari, untuk menghentikan aktivitas pengeboran minyak illegal tersebut.

Sehingga akibatnya, terang Rudiansyah, aktivitas pengeboran minyak illegal itu menjadi penyebab kerusakan lingkungan secara masif, dan tidak itu saja, dampak lain yang timbul dari aktivitas pengeboran minyak menjadi ancaman yang cukup membahayakan pekerja pengeboran minyak illegal karena tidak memiliki safety.

“Tidak sedikit tenaga kerja pengeboran minyak illegal yang sudah menjadi korban , dan belum lagi dampak lain seperti kerusakan terhadap lingkungan,” kata Rudiansyah.

Selain itu, Direktur WALHI Jambi Rudiansyah mengungkapkan, terkait maraknya aktivitas pengeboran minyak illegal yang terjadi di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, tidak saja terhadap kerusakan lingkungan maupun ancaman bahaya terhadap pekerjanya, disisi lain negara juga mengalami kerugian yang cukup besar akibat pengeboran minyak illegal itu.

WALHI Jambi, terang Rudiansyah, secara tegas minta agar Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Batanghari untuk menghentikan aktivitas itu sebelum timbulnya kerugian yang cukup besar.

Seperti diberitakan sebelumnya, tercatat sedikitnya terdapat ratusan sumur minyak illegal di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, sementara itu minyak mentah yang diproduksi dipasarkan secara gelap. (sal/wyu/pon)

Print Friendly, PDF & Email