Banyak pengguna ponsel Xiaomi yang baru saja mencicipi sistem operasi terbaru, langsung mengeluh soal satu hal yang sama: iklan di HyperOS Xiaomi yang muncul di berbagai sudut antarmuka. Dari aplikasi bawaan, pengelola file, sampai pemutar musik, iklan terasa menyelip di mana saja. Bagi sebagian orang, ini membuat pengalaman memakai ponsel terasa kurang nyaman, meski perangkat yang digunakan sebenarnya cukup kencang dan modern.
Mengapa Iklan di HyperOS Xiaomi Masih Ada?
Xiaomi sejak lama dikenal menerapkan strategi harga agresif, menawarkan spesifikasi tinggi dengan banderol yang relatif terjangkau. Salah satu cara perusahaan menutup selisih biaya adalah lewat monetisasi software, termasuk lewat iklan di HyperOS Xiaomi yang disisipkan di sejumlah aplikasi sistem.
Di atas kertas, pendekatan ini dianggap sebagai kompromi. Pengguna mendapatkan ponsel dengan harga lebih murah, sementara Xiaomi mendapatkan pemasukan tambahan dari iklan. Namun dalam praktiknya, tidak semua pengguna bisa menerima kehadiran iklan yang muncul saat membuka aplikasi bawaan, melakukan scan file, atau sekadar mengatur tema.
Bagi pengguna yang sebelumnya memakai MIUI, kehadiran iklan memang bukan hal baru. Hanya saja, banyak yang berharap HyperOS akan datang dengan pendekatan yang lebih bersih. Kenyataannya, sebagian pola lama masih terbawa. Perbedaannya, kini antarmuka HyperOS tampil lebih halus, animasi lebih mulus, dan integrasi layanan cloud makin kuat, sehingga iklan terasa semakin kontras dengan tampilan yang sebenarnya modern.
> “Kesan premium pada antarmuka akan selalu runtuh ketika iklan muncul di layar kunci atau menu pengaturan yang seharusnya bersih dan fokus pada fungsi.”
Menelusuri Sumber Iklan di HyperOS Xiaomi
Sebelum mematikan iklan di HyperOS Xiaomi, hal penting yang perlu dipahami adalah dari mana saja sumber iklan itu berasal. Ini memudahkan pengguna untuk menonaktifkannya satu per satu, karena tidak ada satu tombol sakelar besar yang langsung mematikan semua iklan sekaligus.
Secara umum, iklan di HyperOS muncul dari tiga sumber utama. Pertama, layanan rekomendasi konten yang disematkan Xiaomi ke dalam sistem. Kedua, aplikasi bawaan seperti File Manager, Keamanan, dan Unduhan. Ketiga, rekomendasi aplikasi dan konten di toko tema maupun di halaman pengelolaan aplikasi.
Dengan memahami pola kemunculannya, pengguna bisa lebih sistematis saat melakukan pengaturan. Pendekatan ini penting karena setiap pembaruan sistem terkadang mengubah letak opsi dan nama menu, sehingga langkah yang berhasil di satu versi belum tentu identik di versi lain.
Cara Menonaktifkan Rekomendasi Iklan di Pengaturan Sistem
Langkah pertama yang paling efektif adalah mematikan rekomendasi iklan di HyperOS Xiaomi langsung dari menu pengaturan sistem. Di sini, Xiaomi biasanya menempatkan opsi yang berkaitan dengan rekomendasi konten berdasarkan data penggunaan.
Masuk ke menu Pengaturan di ponsel, lalu cari bagian yang berkaitan dengan Akun dan Privasi atau Pengaturan Tambahan, tergantung model dan versi HyperOS yang dipakai. Di dalamnya, akan ada opsi yang berkaitan dengan rekomendasi layanan atau iklan yang dipersonalisasi. Matikan semua toggle yang menyebutkan rekomendasi berdasarkan kebiasaan penggunaan atau iklan yang disesuaikan.
Selain itu, beberapa perangkat menempatkan pengaturan izin iklan di bagian Privasi. Di sana, pengguna bisa menemukan pengaturan ID iklan dan kontrol pelacakan aktivitas. Dengan menonaktifkan personalisasi, frekuensi dan relevansi iklan biasanya akan berkurang, meski tidak selalu menghilang sepenuhnya.
Langkah ini tidak langsung memutus semua iklan, tetapi menjadi fondasi penting sebelum melanjutkan ke pengaturan di level aplikasi.
Menghapus Iklan di Aplikasi Bawaan HyperOS Xiaomi
Setelah pengaturan umum diubah, fokus berikutnya adalah aplikasi bawaan yang sering menampilkan iklan di HyperOS Xiaomi. Aplikasi seperti File Manager, Keamanan, dan Unduhan biasanya memiliki pengaturan rekomendasi tersendiri di dalam menu masing masing.
Buka aplikasi File Manager, lalu masuk ke menu pengaturan di sudut atas. Cari opsi yang menyebutkan rekomendasi, saran, atau iklan layanan. Hilangkan centang atau matikan toggle tersebut. Pola serupa juga berlaku untuk aplikasi Keamanan. Masuk ke Pengaturan di dalam aplikasi, lalu nonaktifkan rekomendasi yang muncul saat melakukan scan atau pembersihan.
Aplikasi Unduhan juga sering menjadi sumber iklan. Di sini, menu pengaturan biasanya menyembunyikan opsi rekomendasi konten atau promosi yang bisa dimatikan. Dengan mematikan rekomendasi di masing masing aplikasi, jumlah iklan yang muncul saat beraktivitas sehari hari akan berkurang cukup signifikan.
Bagi pengguna yang jarang memanfaatkan aplikasi bawaan, alternatif lain adalah menonaktifkan aplikasi tersebut jika diizinkan oleh sistem. Namun, ini perlu dilakukan dengan hati hati karena beberapa aplikasi sistem terhubung ke fungsi penting lain.
Menjinakkan Iklan di HyperOS Xiaomi Lewat Pengaturan Layar Kunci
Salah satu titik yang sering membuat pengguna terganggu adalah iklan di layar kunci. Di beberapa perangkat Xiaomi, HyperOS menyertakan fitur putar wallpaper dan rekomendasi konten yang kadang disisipi promosi. Untuk mengurangi gangguan, pengguna perlu mengatur ulang tampilan layar kunci.
Masuk ke Pengaturan, lalu pilih bagian Tampilan atau Layar Kunci. Di sana, periksa apakah ada fitur wallpaper berganti otomatis yang terhubung ke layanan online. Jika ada, matikan fitur yang menampilkan konten rekomendasi atau berita di layar kunci. Pengguna bisa menggantinya dengan wallpaper statis dari galeri pribadi untuk menghindari konten promosi.
Beberapa model juga menempatkan opsi konten sponsor di menu layar kunci. Jika opsi ini tersedia, pastikan toggle dinonaktifkan. Dengan begitu, layar kunci akan kembali berfungsi sebagaimana mestinya, hanya menampilkan jam, notifikasi, dan informasi dasar tanpa iklan.
> “Layar kunci seharusnya menjadi ruang singkat untuk melihat waktu dan notifikasi, bukan papan reklame yang menyela setiap kali ponsel dinyalakan.”
Mengurangi Iklan di HyperOS Xiaomi Lewat Toko Tema dan Personalisasi
Toko tema menjadi salah satu titik promosi yang cukup aktif, baik untuk tema berbayar, wallpaper, maupun font. Di sinilah pengguna sering menemukan banner dan rekomendasi konten yang kadang terasa berlebihan. Untungnya, ada beberapa cara untuk meminimalkan iklan di HyperOS Xiaomi pada area ini.
Buka aplikasi Tema, lalu masuk ke bagian profil atau pengaturan. Di beberapa versi HyperOS, pengguna akan menemukan opsi rekomendasi yang bisa dimatikan. Matikan semua pengaturan yang berkaitan dengan rekomendasi tema berdasarkan kebiasaan atau promosi khusus.
Selain itu, pengguna bisa membatasi penggunaan tema pihak ketiga yang memuat widget atau konten online tambahan. Memilih tema bawaan yang ringan dan sederhana biasanya membantu mengurangi pemanggilan data ke server iklan. Ini tidak hanya mengurangi gangguan visual, tetapi juga bisa sedikit menghemat kuota data dan baterai.
Pengaturan Privasi dan Izin yang Berpengaruh ke Iklan di HyperOS Xiaomi
Iklan yang muncul di ponsel tidak lepas dari data yang dikumpulkan sistem. Karena itu, pengaturan privasi punya peran penting dalam mengendalikan iklan di HyperOS Xiaomi. Semakin sedikit izin yang diberikan pada aplikasi untuk melacak aktivitas, semakin terbatas pula kemampuan sistem mempersonalisasi iklan.
Masuk ke menu Pengaturan, kemudian ke bagian Privasi. Di sana, periksa pengaturan izin aplikasi, terutama yang berkaitan dengan akses ke lokasi, data penggunaan, dan aktivitas di aplikasi lain. Batasi izin pada aplikasi yang tidak membutuhkan akses tersebut untuk menjalankan fungsi utamanya.
Beberapa perangkat HyperOS juga menyediakan opsi membatasi pelacakan iklan. Jika tersedia, aktifkan fitur pembatasan tersebut. Selain membantu mengurangi personalisasi iklan, langkah ini juga menjadi upaya menjaga data pribadi agar tidak terlalu banyak dipakai untuk kepentingan komersial.
Menggunakan Akun dan Region dengan Lebih Cermat
Pengaturan wilayah atau region pada ponsel Xiaomi sering kali mempengaruhi jenis layanan dan iklan yang muncul. Di beberapa negara, aturan regulasi membuat iklan di HyperOS Xiaomi cenderung lebih terkendali, sementara di region lain iklan bisa lebih agresif. Karena itu, sebagian pengguna memilih mengubah region di pengaturan ponsel untuk melihat perbedaan perilaku sistem.
Masuk ke Pengaturan, lalu ke bagian Lokasi atau Region. Ubah wilayah ke negara yang dikenal memiliki regulasi ketat terhadap iklan digital, jika opsi tersebut tersedia. Namun, perlu diingat bahwa mengubah region bisa mempengaruhi ketersediaan layanan tertentu, seperti metode pembayaran atau konten khusus lokal.
Selain region, penggunaan akun Xiaomi juga berpengaruh. Saat pertama kali membuat akun, pengguna biasanya diminta menyetujui berbagai kebijakan layanan. Meninjau ulang pengaturan persetujuan, terutama terkait personalisasi konten dan iklan, bisa membantu mengurangi intensitas promosi yang muncul.
Kapan Perlu Melakukan Reset dan Instal Ulang Sistem
Jika semua langkah untuk mematikan iklan di HyperOS Xiaomi sudah dilakukan namun iklan masih muncul berlebihan, sebagian pengguna memilih jalan lebih ekstrem, seperti reset pabrik atau flash ulang sistem. Cara ini biasanya hanya disarankan untuk pengguna yang paham risiko, karena semua data di ponsel akan terhapus.
Reset pabrik bisa membantu menghapus konfigurasi yang bermasalah atau aplikasi tambahan yang memicu iklan. Namun, jika sumber iklan berasal dari sistem dan layanan resmi, reset tidak akan menghapusnya sepenuhnya. Iklan akan kembali muncul setelah pengguna login dan mengaktifkan layanan bawaan.
Pengguna yang mempertimbangkan langkah ini perlu melakukan pencadangan data terlebih dahulu, termasuk foto, kontak, dan dokumen penting. Setelah reset, lakukan pengaturan dengan lebih selektif, matikan rekomendasi sejak awal, dan hindari memberikan izin berlebihan pada aplikasi yang tidak benar benar diperlukan.
Menimbang Ulang Pilihan Perangkat di Tengah Iklan di HyperOS Xiaomi
Keberadaan iklan di HyperOS Xiaomi pada akhirnya memunculkan pertanyaan yang lebih besar bagi sebagian pengguna: apakah manfaat harga terjangkau sebanding dengan kompromi pada pengalaman penggunaan. Untuk pengguna yang sangat sensitif terhadap iklan, mungkin akan muncul keinginan beralih ke merek lain yang menawarkan antarmuka lebih bersih, meski dengan harga sedikit lebih tinggi.
Di sisi lain, bagi banyak pengguna, langkah langkah yang sudah dibahas cukup untuk menekan iklan sampai ke tingkat yang dapat ditoleransi. Dengan pengaturan yang tepat, ponsel Xiaomi dengan HyperOS masih bisa memberikan pengalaman yang cepat, fitur lengkap, dan integrasi ekosistem yang luas, tanpa terlalu sering diganggu promosi.
Pilihan akhirnya kembali ke kebutuhan dan toleransi masing masing pengguna. Ada yang rela sedikit repot di awal dengan mengutak atik pengaturan demi mendapatkan ponsel bertenaga dengan harga miring, ada pula yang lebih memilih membayar lebih mahal untuk antarmuka yang benar benar bersih sejak dinyalakan pertama kali.


Comment