Tren kecantikan beberapa tahun terakhir bergeser ke arah tampilan yang lebih lembut dan effortless, salah satunya melalui make up natural untuk sehari-hari. Bukan lagi soal riasan tebal dan penuh contour, banyak perempuan kini mencari cara agar wajah tampak segar, cerah, dan rapi tanpa terlihat berlebihan. Tampilan seperti ini cocok untuk bekerja, kuliah, hingga sekadar hangout, dan bisa disesuaikan dengan berbagai jenis kulit maupun gaya pribadi.
Kenapa Make Up Natural untuk Sehari-hari Semakin Diminati
Perubahan gaya hidup yang serba cepat membuat banyak orang menginginkan rutinitas rias yang simpel namun tetap menunjang penampilan. Make up natural untuk sehari-hari menjawab kebutuhan tersebut karena bisa diaplikasikan dengan waktu singkat, produk lebih sedikit, dan hasil yang tetap enak dipandang di segala suasana.
Selain itu, kesadaran akan kesehatan kulit juga meningkat. Orang mulai memahami bahwa kulit perlu “bernapas” dan tidak terus menerus ditutupi lapisan produk tebal. Make up natural yang cenderung ringan memberikan ruang bagi kulit untuk tetap nyaman, mengurangi risiko pori tersumbat dan jerawat, terutama pada kulit sensitif atau berminyak.
“Riasan natural yang baik bukan yang membuat orang bertanya ‘pakai foundation apa’, tapi yang membuat orang bilang ‘kok kelihatan segar banget hari ini’.”
Persiapan Kulit Sebelum Make Up Natural untuk Sehari-hari
Sebelum memikirkan foundation atau lipstik, kondisi kulit adalah kunci. Tampilan make up natural akan jauh lebih maksimal jika kulit terhidrasi dengan baik dan tidak terlalu banyak tekstur kasar di permukaan.
Rutinitas Skincare Ringkas Pendukung Make Up Natural untuk Sehari-hari
Rutinitas perawatan kulit tidak perlu rumit. Untuk menunjang make up natural untuk sehari-hari, cukup fokus pada langkah dasar yang benar benar dibutuhkan kulit.
Pertama, bersihkan wajah dengan facial wash yang lembut sesuai jenis kulit. Kulit berminyak bisa memilih pembersih dengan klaim oil control, sementara kulit kering sebaiknya menghindari pembersih yang membuat wajah terasa tertarik. Membersihkan wajah di pagi hari penting untuk mengangkat minyak dan sisa produk malam.
Kedua, gunakan toner atau hydrating mist untuk menambah kelembapan. Langkah ini membantu make up menempel lebih baik dan mengurangi tampilan foundation yang cakey. Pilih toner yang mengandung humektan seperti glycerin atau hyaluronic acid jika kulit cenderung kering, dan hindari kandungan alkohol tinggi bagi kulit sensitif.
Ketiga, aplikasikan pelembap. Ini adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Kulit berminyak tetap perlu moisturizer, hanya saja pilih tekstur gel atau lotion yang ringan. Kulit kering dapat memilih krim yang lebih rich. Pelembap menciptakan “canvas” halus yang membuat produk complexion menyatu dengan lebih mulus.
Terakhir, jangan lupa sunscreen. Untuk make up natural, sunscreen dengan tekstur ringan dan tidak meninggalkan white cast akan sangat membantu. Beberapa sunscreen kini sudah memiliki sedikit tint yang bisa membantu meratakan warna kulit, sehingga base make up bisa dibuat lebih minimal.
Base Tipis yang Menyatu, Bukan Menutupi
Pada riasan natural, base adalah area yang paling menentukan kesan akhir. Tujuannya bukan menghapus semua “ketidaksempurnaan”, melainkan meratakan warna kulit dan membuat wajah terlihat lebih segar tanpa terlihat seperti memakai topeng.
Memilih Produk Tepercaya untuk Make Up Natural untuk Sehari-hari
Untuk make up natural untuk sehari-hari, produk base yang ringan dan fleksibel lebih dianjurkan dibanding foundation full coverage. Tinted moisturizer, BB cream, atau cushion dengan coverage ringan hingga medium bisa menjadi pilihan utama.
Kulit berminyak dapat memilih base dengan hasil akhir matte atau semi matte, sedangkan kulit kering biasanya lebih cocok dengan finish dewy yang memberikan efek glowing sehat. Perhatikan juga klaim non comedogenic untuk mengurangi risiko pori tersumbat.
Aplikasikan produk base sedikit demi sedikit. Mulai dari area yang paling membutuhkan, seperti sekitar hidung, dagu, dan area dengan kemerahan. Daripada mengoleskan banyak produk sekaligus, lebih baik menambahkan tipis tipis di area tertentu. Spons basah, jari tangan yang bersih, atau kuas lembut bisa digunakan sesuai kenyamanan.
Jika ada bekas jerawat atau noda yang cukup mengganggu, gunakan concealer hanya di titik tersebut. Teknik spot concealing ini membantu menjaga keseluruhan tampilan tetap tipis, namun area yang ingin ditutupi bisa tersamarkan dengan baik. Pilih concealer dengan warna mendekati warna kulit, bukan terlalu terang, agar hasilnya tetap menyatu.
Alis Rapi, Wajah Langsung Terbentuk
Alis adalah bingkai wajah. Dalam riasan natural, alis yang rapi dan lembut bisa langsung memberikan kesan lebih terawat meski make up lain sangat minimal.
Untuk tampilan sehari hari, bentuk alis tidak perlu terlalu tajam atau tegas. Cukup mengikuti bentuk alis asli dengan sedikit pengisian di bagian yang kosong. Pensil alis dengan ujung tipis memudahkan membuat garis halus menyerupai rambut alis. Hindari menggambar alis terlalu kotak di bagian depan karena akan mengurangi kesan natural.
Sisir alis dengan spoolie agar warna pensil menyatu dan garis terlihat lebih lembut. Untuk yang memiliki alis cukup tebal, brow mascara bening atau berwarna tipis bisa digunakan hanya untuk merapikan dan mempertahankan arah rambut alis sepanjang hari.
Mata Segar Tanpa Riasan Berlebihan
Area mata sering menjadi pusat perhatian. Dengan sentuhan yang tepat, mata bisa tampak lebih hidup tanpa perlu eyeshadow berlapis lapis atau eyeliner dramatis.
Gunakan eyeshadow dengan warna natural seperti cokelat muda, peach, atau beige. Sapukan tipis di kelopak mata untuk memberi sedikit dimensi. Warna matte cenderung terlihat lebih halus, sementara sedikit shimmer halus di tengah kelopak bisa memberikan efek segar tanpa mengganggu kesan natural.
Eyeliner bisa digunakan sangat tipis di garis bulu mata atas. Teknik tightlining, yaitu mengisi garis bulu mata bagian dalam, dapat membuat bulu mata terlihat lebih tebal tanpa garis eyeliner yang jelas terlihat. Pilih warna cokelat tua jika hitam terasa terlalu keras untuk tampilan sehari hari.
Maskara menjadi langkah penting untuk membuka tampilan mata. Jepit bulu mata terlebih dahulu, lalu aplikasikan maskara dengan fokus pada akar bulu mata. Gunakan satu hingga dua lapis saja dan sisir kembali jika ada gumpalan. Untuk tampilan sangat natural, maskara dengan warna cokelat gelap dapat memberikan hasil yang lembut.
Pipi Bersemu Sehat, Kunci Wajah Tidak Pucat
Tanpa blush on, tampilan natural sering kali berujung pucat. Sedikit warna di pipi memberi kesan seolah kulit sehat dari dalam, bukan hasil riasan.
Pilih warna blush yang mendekati rona alami kulit saat tersipu, biasanya pink lembut, coral, atau peach. Kulit terang cenderung cocok dengan pink muda, sedangkan kulit medium hingga sawo matang sering tampak segar dengan peach atau coral hangat.
Tekstur cream blush sangat populer untuk make up natural karena mudah dibaurkan dengan jari dan menyatu dengan kulit. Aplikasikan di bagian apel pipi lalu baurkan ke arah atas menuju pelipis. Hindari titik yang terlalu dekat dengan hidung agar wajah tidak terlihat “jatuh”.
Jika menggunakan blush powder, pastikan base sudah tidak terlalu basah agar hasilnya tidak patchy. Gunakan kuas halus dan ambil produk sedikit saja, lalu bangun intensitas perlahan. Tujuannya adalah efek seperti habis berolahraga ringan atau tertawa lama, bukan seperti memakai topeng warna.
Bibir Lembap dan Berwarna Lembut
Bibir kering dan pecah pecah bisa mengganggu keseluruhan tampilan. Pada make up natural, bibir yang tampak lembap dengan warna lembut adalah pelengkap penting.
Gunakan lip balm sebelum mengaplikasikan produk bibir lain. Biarkan beberapa menit agar meresap. Untuk warna, lip tint, lip cream ringan, atau lipstik satin dengan warna nude, pink, atau coral bisa dipilih. Sesuaikan dengan warna kulit dan preferensi pribadi.
Teknik gradasi bibir juga cocok untuk tampilan sehari hari. Aplikasikan lip tint di bagian dalam bibir, lalu tap tap ke arah luar dengan jari untuk efek lebih lembut. Bagi yang ingin bibir tampak sedikit lebih penuh, tambahkan lip gloss bening hanya di tengah bibir setelah warna utama diaplikasikan.
“Bibir dengan warna lembut dan lembap sering kali lebih ‘berbicara’ daripada lipstik tebal, karena memberi kesan ramah dan approachable dalam sekali pandang.”
Trik Agar Make Up Natural untuk Sehari-hari Tahan Lebih Lama
Tantangan make up natural untuk sehari-hari adalah mempertahankan kesan segar sepanjang hari tanpa harus touch up berkali kali. Beberapa langkah sederhana dapat membantu riasan bertahan lebih baik.
Gunakan primer ringan jika kulit sangat berminyak atau pori cukup besar. Pilih primer dengan klaim mattifying hanya di area T zone, bukan seluruh wajah, agar tidak membuat tampilan terlalu kering. Setelah base selesai, kunci dengan bedak tabur tipis di area yang mudah berminyak. Hindari mengaplikasikan bedak terlalu banyak di seluruh wajah agar kilau sehat kulit tetap terlihat.
Setting spray dengan hasil natural dapat membantu menyatukan semua lapisan make up dan mengurangi kesan bedak yang menumpuk. Semprotkan dari jarak cukup jauh dan biarkan mengering dengan sendirinya.
Untuk touch up, blotting paper bisa digunakan untuk menyerap minyak berlebih tanpa menambah ketebalan produk. Setelah itu, tambahkan sedikit bedak di area yang benar benar perlu. Sentuhan ulang lipstik dan blush tipis biasanya sudah cukup mengembalikan kesan segar.


Comment