Washington DC
Home / Berita / Pramono Sebut Jakarta Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Pramono Sebut Jakarta Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Pramono Sebut Jakarta Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung soal Jakarta yang dinilai lebih bagus dari Washington DC dan Abu Dhabi mencuri perhatian publik. Ucapan itu muncul setelah Jakarta menempati peringkat ke 53 dalam daftar World’s Best Cities 2026 yang dirilis Resonance Consultancy. Bagi Pramono, capaian tersebut menjadi penanda bahwa Jakarta tidak boleh minder sebagai kota besar, meski masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam urusan kemacetan, polusi, permukiman, dan layanan publik.

Pernyataan Pramono yang Menjadi Sorotan

Pramono Anung menyampaikan kebanggaannya ketika menyinggung posisi Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia 2026. Ia menyebut Jakarta berada di posisi 53 dari 100 kota dunia, lalu menekankan bahwa yang paling penting baginya adalah posisi Jakarta berada di atas Washington DC dan Abu Dhabi. Pernyataan itu ia sampaikan di depan Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ucapan tersebut langsung ramai karena membandingkan Jakarta dengan dua kota yang punya citra internasional kuat. Washington DC dikenal sebagai pusat pemerintahan Amerika Serikat, sementara Abu Dhabi merupakan ibu kota Uni Emirat Arab dengan pembangunan modern, infrastruktur besar, dan kekuatan ekonomi berbasis energi serta investasi.

Pramono menyampaikan bahwa ia semula membayangkan Abu Dhabi lebih bagus dibanding Jakarta. Namun, dalam daftar yang dirujuknya, posisi Jakarta lebih tinggi. Pernyataan itu tidak berdiri sebagai klaim umum bahwa seluruh aspek Jakarta otomatis lebih baik dari dua kota tersebut, melainkan mengacu pada peringkat World’s Best Cities 2026.

Jakarta Peringkat 53 Dunia

Jakarta menempati peringkat ke 53 dalam daftar World’s Best Cities 2026. Dalam laporan yang sama, Washington DC berada di posisi 57, sementara Abu Dhabi berada di posisi 86. Posisi teratas ditempati London, New York, dan Paris.

Cuaca Aceh Berubah Cepat, BMKG Minta Warga Tingkatkan Waspada

Capaian ini juga disambut Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Ia menyebut posisi tersebut menjadi pemacu dan penyemangat bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus memperkuat peran kota. Rano menilai banyaknya kegiatan berskala besar di Jakarta menjadi salah satu faktor yang ikut menaikkan penilaian kota.

Resonance Consultancy menyusun peringkat tersebut dengan metode Place Power Score. Penilaian menggabungkan data kinerja kota dan persepsi publik global. DetikTravel mencatat tiga pilar utama yang digunakan adalah livability, lovability, dan prosperity, dengan pengukuran melalui 46 metrik dalam 30 kategori.

Bukan Sekadar Adu Gengsi Kota

Pernyataan Pramono mudah dibaca sebagai kalimat penuh percaya diri. Namun, di balik itu ada pesan politik kota yang lebih besar. Jakarta sedang memasuki fase baru setelah hadirnya Undang Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Dalam aturan tersebut, Jakarta berkedudukan sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.

Status ini penting karena Jakarta tidak lagi hanya dibicarakan sebagai bekas pusat pemerintahan. Kota ini tetap menjadi pusat bisnis, keuangan, perdagangan, jasa, diplomasi, pendidikan, budaya populer, dan mobilitas warga dari berbagai daerah. Karena itu, peringkat internasional seperti World’s Best Cities sering dipakai pemerintah daerah untuk menegaskan arah Jakarta sebagai kota global.

“Kebanggaan terhadap peringkat global boleh disampaikan, tetapi ukuran keberhasilan Jakarta tetap harus kembali kepada warga yang setiap hari menghadapi jalan macet, udara berat, dan biaya hidup tinggi.”

Febrie Diperiksa Sejak Siang, Malam Hari Ditetapkan Tersangka TPPU

Kalimat itu menjadi pengingat bahwa ranking global tidak boleh membuat pemerintah kota cepat puas. Peringkat dapat menjadi modal promosi, tetapi kualitas kota tetap dinilai dari pengalaman warganya dalam menggunakan transportasi, mengakses ruang publik, mencari kerja, tinggal dengan aman, dan menikmati udara yang lebih bersih.

Resonance Menyorot Daya Tarik Jakarta

Dalam laporan yang dikutip ANTARA, Jakarta disebut menonjol pada kategori lovability. Kota ini berada di peringkat 28 dunia untuk kategori tersebut, didukung daya tarik seperti kawasan Kota Tua yang direvitalisasi, tempat tempat rooftop di Sudirman Central Business District, serta kawasan pesisir Pantai Indah Kapuk. Jakarta juga masuk jajaran sepuluh besar dunia untuk belanja dan atraksi ramah keluarga.

Jakarta juga kuat di media sosial. Laporan yang sama mencatat Jakarta berada di posisi kesembilan dunia untuk unggahan Instagram dan kedelapan untuk video TikTok. Ini menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya dinilai dari gedung tinggi dan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa kuat kota ini tampil dalam percakapan digital global.

Kekuatan media sosial itu tidak bisa dianggap kecil. Banyak kota dunia kini membangun citra dari pengalaman visual warga dan wisatawan. Foto kawasan kota lama, kuliner malam, gedung perkantoran, transportasi publik, festival, konser, dan ruang publik dapat memperluas citra kota jauh melampaui batas administratif.

Ekonomi Jakarta Masih Menjadi Penopang Nasional

Salah satu alasan Jakarta tetap kuat sebagai kota global adalah bobot ekonominya. BPS DKI Jakarta mencatat perekonomian Jakarta pada 2025 berkontribusi 16,61 persen terhadap ekonomi nasional, tertinggi dibanding provinsi lain. Nilai ekonomi Jakarta tahun 2025 berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp3.926,15 triliun, dengan pertumbuhan 5,21 persen dibanding 2024.

Kejati Sisir SPPG Jateng, Dapur MBG Polri Ikut Didata

Pada triwulan pertama 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen secara tahunan. BPS menyebut pertumbuhan itu ditopang antara lain oleh perdagangan besar, eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor.

Angka ini menjelaskan mengapa Jakarta tetap dipandang sebagai pusat ekonomi utama meski pusat pemerintahan secara bertahap diarahkan ke Ibu Kota Nusantara. Aktivitas keuangan, jasa, perdagangan, media, industri kreatif, perkantoran, dan konsumsi warga masih memberi tarikan besar bagi ekonomi nasional.

Transportasi Jadi Etalase Perubahan

Salah satu sektor yang sering dipakai untuk membaca perubahan Jakarta adalah transportasi. Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta memperkuat jaringan MRT, LRT, Transjakarta, KRL, layanan pengumpan, dan integrasi antar moda. Resonance juga menyorot peningkatan konektivitas transportasi sebagai salah satu unsur yang mendukung posisi Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus memperluas jaringan LRT Jakarta. Jakarta Smart City menyebut rute LRT Jakarta ditargetkan bertambah, termasuk pengembangan menuju Manggarai. Jika rute tersebut selesai sesuai target Agustus 2026, perjalanan Kelapa Gading ke Manggarai disebut dapat ditempuh sekitar 28 menit.

Integrasi transportasi menjadi sangat penting karena Jakarta tidak bisa terus bergantung pada kendaraan pribadi. Kota dengan jumlah perjalanan harian besar membutuhkan angkutan umum yang cepat, nyaman, terjangkau, dan mudah berpindah antar moda. Bila transportasi membaik, kualitas hidup warga ikut meningkat, biaya perjalanan dapat ditekan, dan produktivitas kota menjadi lebih kuat.

Jakarta Masih Punya Pekerjaan Berat

Kebanggaan terhadap ranking global tidak menghapus persoalan yang masih dirasakan warga. Jakarta tetap berhadapan dengan kemacetan, polusi udara, banjir, penurunan tanah di sejumlah wilayah, kepadatan permukiman, harga hunian tinggi, serta ketimpangan akses terhadap layanan kota.

Masalah polusi udara menjadi salah satu catatan paling menonjol. IQAir mencatat Indonesia berada di peringkat 17 dari 143 negara dalam laporan kualitas udara 2025, dengan rata rata tahunan PM2.5 nasional 30 mikrogram per meter kubik, sekitar enam kali pedoman tahunan WHO. Pada 1 Juni 2026, Jakarta sempat tercatat sebagai kota besar paling tercemar kedua di dunia dalam pemantauan waktu nyata IQAir.

Inilah sisi yang membuat pernyataan “Jakarta lebih bagus” harus dibaca dengan hati hati. Dalam indeks tertentu Jakarta unggul, tetapi dalam pengalaman harian warga masih ada persoalan yang menuntut kerja keras. Kota yang baik bukan hanya kota yang ramai dikunjungi, melainkan kota yang membuat warganya dapat bernapas lebih lega, bergerak lebih mudah, dan tinggal dengan lebih aman.

Membandingkan Jakarta dengan Washington DC

Washington DC memiliki identitas kuat sebagai pusat pemerintahan Amerika Serikat. Kota ini dikenal dengan Gedung Putih, Capitol Hill, museum besar, monumen nasional, lembaga internasional, dan kawasan diplomatik. Ketika Jakarta berada di atas Washington DC dalam daftar Resonance, perbandingan itu tentu menarik karena dua kota punya karakter yang sangat berbeda.

Jakarta bukan hanya pusat pemerintahan daerah, tetapi juga pusat ekonomi terbesar Indonesia. Kepadatan kegiatan komersial, pusat belanja, kuliner, industri kreatif, media, hiburan, dan transportasi regional membuat Jakarta memiliki denyut yang berbeda dari Washington DC. Jika Washington DC kuat dalam simbol pemerintahan dan sejarah politik, Jakarta kuat dalam volume ekonomi dan kehidupan urban yang sangat padat.

Namun, Washington DC juga memiliki ruang publik ikonik dan tata kota yang lebih mudah dibaca. Jakarta masih harus berjuang membenahi trotoar, kawasan transit, hunian dekat transportasi, kualitas udara, dan keteraturan ruang. Perbandingan ini dapat menjadi pemacu, bukan alat untuk menutup kekurangan sendiri.

Membandingkan Jakarta dengan Abu Dhabi

Abu Dhabi selama ini dikenal sebagai kota modern dengan infrastruktur lebar, tata kawasan yang rapi, gedung megah, museum berkelas dunia, dan kemampuan investasi besar. Karena itu, wajar bila Pramono mengaku semula membayangkan Abu Dhabi lebih bagus daripada Jakarta.

Namun, daftar Resonance menempatkan Abu Dhabi di peringkat 86, di bawah Jakarta. Penilaian tersebut memperlihatkan bahwa kota besar tidak hanya diukur dari kemewahan fisik. Daya tarik sosial, aktivitas digital, ekonomi, hiburan, belanja, keluarga, transportasi, dan persepsi global ikut membentuk skor.

Jakarta memiliki keunggulan berupa kepadatan aktivitas yang organik. Kota ini hidup dari pasar, kampus, pusat kuliner, acara musik, gedung perkantoran, komunitas kreatif, sejarah kolonial, budaya Betawi, dan arus pendatang dari seluruh Indonesia. Dibanding kota yang sangat tertata, Jakarta punya energi yang kadang kacau, tetapi juga membuatnya hidup sepanjang hari.

Ranking Global Harus Jadi Bahan Kerja

Peringkat ke 53 dapat menjadi amunisi promosi. Pemerintah daerah dapat memakainya untuk menarik investor, wisatawan, penyelenggara acara internasional, dan pelaku industri kreatif. Namun, ranking tidak boleh berhenti sebagai materi pidato.

Pramono juga menyebut capaian ini sebagai pemacu Jakarta menuju kota global. Dalam pernyataan yang dikutip Berita Jakarta, ia menyinggung posisi Jakarta di peringkat ke 53 dan menyebut hal itu sebagai dorongan untuk memperkuat simbol kota global.

“Peringkat global sebaiknya dipakai sebagai cermin, bukan sekadar panggung pujian. Yang terlihat bagus harus diperkuat, yang masih buruk harus dikerjakan tanpa banyak alasan.”

Jakarta perlu menerjemahkan capaian itu ke dalam kebijakan yang dirasakan langsung. Transportasi publik harus makin terhubung. Kawasan pejalan kaki harus aman. Kota Tua dan ruang publik harus dirawat. Acara internasional perlu dibuat tertib. Pengendalian polusi harus lebih tegas. Hunian terjangkau perlu didekatkan dengan simpul transportasi.

Tugas Politik Pramono di Balik Pernyataan Percaya Diri

Sebagai Gubernur Jakarta, Pramono punya kepentingan membangun rasa percaya diri kota. Jakarta sedang mencari identitas baru setelah perubahan status kelembagaan dan menguatnya agenda Ibu Kota Nusantara. Dalam situasi seperti ini, pernyataan bahwa Jakarta lebih bagus dari Washington DC dan Abu Dhabi dapat dibaca sebagai upaya mengangkat posisi psikologis warga.

Namun, rasa percaya diri kota harus ditopang hasil kerja. Warga tidak cukup diberi kabar bahwa Jakarta masuk ranking dunia. Mereka membutuhkan bukti bahwa kemacetan berkurang, trotoar membaik, transportasi tepat waktu, banjir tertangani, udara lebih sehat, sampah terkelola, dan ruang publik tidak hanya tersedia di kawasan tertentu.

Pramono dan Rano Karno kini memiliki ruang untuk menjadikan ranking tersebut sebagai target kerja. Jika Jakarta ingin naik dalam daftar kota dunia, pembenahan tidak bisa hanya terjadi di kawasan pusat. Jakarta Utara, Timur, Barat, Selatan, Pusat, hingga Kepulauan Seribu harus ikut merasakan perubahan layanan.

Jakarta Antara Kebanggaan dan Tuntutan Warga

Pernyataan Pramono bahwa Jakarta lebih bagus dari Washington DC dan Abu Dhabi membuat publik kembali membicarakan posisi kota ini di panggung internasional. Secara peringkat World’s Best Cities 2026, klaim itu memiliki dasar karena Jakarta berada di posisi 53, di atas Washington DC di posisi 57 dan Abu Dhabi di posisi 86.

Namun, ranking tersebut tetap perlu dibaca sesuai ukuran yang digunakan. Ia bukan vonis bahwa Jakarta unggul dalam semua hal. Jakarta unggul pada sejumlah indikator seperti daya tarik, aktivitas sosial digital, belanja, keluarga, ekonomi, dan konektivitas yang membaik. Pada saat yang sama, Jakarta masih harus membenahi persoalan lingkungan, mobilitas, tata ruang, dan kualitas hidup harian.

Panggung global sudah memberi Jakarta sorotan. Kini, pekerjaan berikutnya berada di jalanan, halte, stasiun, permukiman, taman kota, sungai, sekolah, pasar, dan udara yang dihirup warga setiap hari.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kasino online dalam bingkai perubahan teknologi dan interaksi digitalarus informasi modern membuka sudut pandang lain mengenai kasino onlineperjalanan platform interaktif menghadirkan narasi berbeda tentang kasino onlinejejak perubahan digital memperlihatkan bagaimana kasino online masuk ruang diskusibudaya internet masa kini memberikan konteks baru terhadap perjalanan kasino onlinekasino online terlihat dalam pergeseran cara publik mengikuti tren digitalsaat media berubah arah pembahasan kasino online menemukan perspektif barucatatan era platform menggambarkan dinamika kasino online dari waktu ke waktuperubahan gaya interaksi digital membawa kasino online ke dalam pengamatan modernmelihat perkembangan teknologi melalui narasi yang mengiringi kasino onlinecatatan media mengulas perjalanan baccarat di tengah transformasi teknologiarus informasi digital membentuk cara baru dalam melihat baccaratbaccarat terlihat dalam pergeseran format interaktif di era platform modernpengalaman digital mengubah cara media membicarakan perjalanan baccaratsaat platform semakin interaktif baccarat menemukan konteks pembahasan berbedaperjalanan baccarat terekam dalam perubahan lanskap media digitalobservasi teknologi mengungkap pergeseran narasi seputar permainan baccaratbaccarat menjadi bagian dari catatan evolusi platform interaktifdinamika internet membuka pembahasan baru mengenai sejarah dan perkembangan baccaratmelihat arah platform digital melalui perubahan narasi yang mengiringi baccaratcatatan platform modern menggambarkan perubahan kasino online di era digitalkasino online dalam arus perubahan media interaktif masa kiniketika ekosistem digital bergeser muncul sorotan baru seputar kasino onlineperjalanan teknologi membuka perspektif berbeda terhadap kasino onlineruang digital mencatat dinamika kasino online di tengah perubahan zamankasino online dan pergeseran budaya platform menjadi bahan observasimelihat transformasi media melalui perubahan yang mengiringi kasino onlinenarasi baru platform interaktif mengubah sudut pandang mengenai kasino onlineperkembangan ekosistem internet membawa kasino online ke ruang pembahasan barudari perubahan konten hingga interaksi kasino online terus menjadi catatan digitalbaccarat dalam perubahan platform menghadirkan perspektif digital yang berbedacatatan media modern menelusuri perjalanan baccarat di era interaktifketika format digital berkembang baccarat masuk dalam pengamatan barupergeseran teknologi memberikan konteks berbeda terhadap perjalanan baccaratruang platform interaktif merekam dinamika baccarat dari waktu ke waktubaccarat menjadi bagian dari perubahan budaya digital masa kinimelalui kacamata media perkembangan baccarat terlihat semakin beragamarus informasi modern membawa pembahasan baccarat ke perspektif yang lebih luasevolusi platform digital mengiringi perubahan narasi seputar baccaratdari format klasik menuju era interaktif jejak baccarat terus berkembangcara kasino online dalam catatan perubahan ekosistem digital masa kiniarus media modern membawa pembahasan kasino online ke sudut baruketika platform interaktif berkembang kasino online menjadi bahan pengamatanjejak teknologi digital memperlihatkan pergeseran narasi seputar kasino onlineperspektif baru muncul di tengah perubahan yang mengiringi kasino onlinekasino online dan dinamika budaya internet dalam catatan era modernruang digital merekam perjalanan kasino online di tengah transformasi platformperubahan kebiasaan pengguna membentuk pandangan baru mengenai kasino onlinedari media hingga teknologi kasino online masuk dalam pembahasan modernfenomena platform menghadirkan konteks berbeda terhadap perjalanan kasino onlinepeluang kasino online terlihat di balik pergeseran arah media digitalcatatan era interaktif mengulas perkembangan kasino online dari perspektif berbedaarus informasi membuka pembahasan baru tentang kasino online di platform modernmelihat transformasi digital melalui narasi yang mengiringi kasino onlinebudaya platform yang berubah membawa kasino online ke ruang observasikasino online dan perubahan format digital menjadi sorotan media masa kinipengamatan teknologi mengungkap dinamika baru seputar kasino onlineperjalanan ekosistem internet memberikan sudut pandang baru pada kasino onlinesaat media digital berubah narasi mengenai kasino online ikut berkembangcatatan platform modern memperlihatkan bagaimana kasino online dibahas kembalipeluang baccarat muncul dalam catatan perubahan ekosistem platform digitalarus media modern membuka perspektif baru mengenai perjalanan baccaratketika teknologi interaktif berkembang baccarat menjadi bahan observasijejak digital memperlihatkan pergeseran narasi yang mengiringi baccaratperubahan platform menghadirkan konteks baru dalam pembahasan baccarattanda baccarat dan dinamika budaya digital dalam perjalanan era modernruang media interaktif merekam perkembangan baccarat dari sudut pandang berbedapengalaman platform yang berubah membentuk perspektif baru terhadap baccaratdari teknologi hingga media baccarat masuk dalam pengamatan era digitalfenomena interaksi modern memberikan narasi berbeda seputar baccaratterbukti baccarat terlihat dalam pergeseran arah platform digital masa kinicatatan era teknologi mengulas perjalanan baccarat dan perubahan format interaktifarus informasi modern membawa baccarat ke ruang pembahasan yang lebih luasmelihat transformasi platform melalui perubahan yang mengiringi baccaratbudaya internet yang berkembang membuka sudut pandang baru tentang baccaratbaccarat dan perubahan format digital menjadi bagian dari sorotan mediapengamatan platform modern mengungkap dinamika baru seputar baccaratperjalanan teknologi interaktif memberikan warna berbeda pada pembahasan baccaratsaat ekosistem digital bergeser narasi mengenai baccarat ikut berubahcatatan media masa kini memperlihatkan perkembangan baccarat di era platformperubahan ekosistem digital membawa kasino online ke babak pembahasan barukasino online terlihat dalam dinamika platform yang semakin berkembangcatatan media mencermati pergeseran narasi di seputar kasino onlineketika ruang interaktif berubah pandangan terhadap kasino online ikut bergeserjejak platform modern mengungkap sisi lain perjalanan kasino onlinedalam arus teknologi baru kasino online menjadi bagian dari observasi digitalperspektif pengguna masa kini menggambarkan perubahan seputar kasino onlinekasino online dan perkembangan media menemukan konteks baru di era digitalpergeseran budaya internet membuka ruang pembahasan baru mengenai kasino onlinemelihat dinamika platform melalui narasi yang berkembang seputar kasino online